PERCETAKAN DOKUMEN STRATEGI NASIONAL REDD+ 2021-2030 FINALIZATION AND DISSEMINATION OF THE NATIONAL STRATEGY FOR REDD+ 2021-2030 WITHIN THE MINISTRY OF ENVIRONMENT AND FORESTRY AND OTHER RELATED MINISTRIES/AGENCIES AT THE NATIONAL LEVEL

PENGUMUMAN LELANG PENGADAAN JASA LAINNYA

PERCETAKAN DOKUMEN STRATEGI NASIONAL REDD+ 2021-2030 FINALIZATION AND DISSEMINATION OF THE NATIONAL STRATEGY FOR REDD+ 2021-2030 WITHIN THE MINISTRY OF ENVIRONMENT AND FORESTRY AND OTHER RELATED MINISTRIES/AGENCIES AT THE NATIONAL LEVEL

Pemerintah Indonesia telah menyampaikan visi jangka panjang untuk mengembangkan pola pembangunan rendah karbon yang sejalan dengan target Paris Agreement yang disebut skenario Low Carbon Compatible with Paris (LCCP). Dalam skenario ini, emisi gas rumah kaca akan mencapai puncaknya pada tahun 2030 sebesar 1.240 juta ton CO2e kemudian menurun dan terus menurun hingga mencapai 540 juta tCO2e pada tahun 2050. Diharapkan net zero emission (NZE) akan tercapai pada tahun 2060 atau lebih cepat dengan kontribusi dari FOLU sebesar -326 Juta Ton CO2e.

Untuk mendukung target penurunan emisi GRK dari sektor kehutanan terdapat 4 aksi mitigasi sebagaimana tertuang dalam Updated NDC, 2 dari aksi mitigasi tersebut merupakan implementasi dari kegiatan REDD+. KLHK telah memiliki modalitas yang meliputi kebijakan dan arsitektur REDD+ yaitu: Strategi Nasional REDD+, FREL Nasional (1 st FREL tahun 2016 dan 2 nd FREL tahun 2022 sedang dalam proses assessment), National Forest Monitoring System (NFMS), Sistem MRV Nasional, Sistem Registri Nasional (SRN) PPI, dan Sistem Informasi Safeguards (SIS) REDD+.

Saat ini, KLHK telah menyusun dokumen Strategi Nasional REDD+ 2021-2030 yang bertujuan memberikan guidance pelaksanaan REDD+ dalam rangka pencapaian target NDC dan FOLU Net-Sink 2030. Stranas REDD+ ditujukan untuk para pemangku kepentingan, baik nasional maupun mitra internasional yang mendukung pelaksanaan REDD+, dengan mempertimbangkan keputusan COP yang relevan tentang REDD+ (termasuk Kerangka Warsawa) dan Perjanjian Paris. Implementasi REDD+ juga harus digunakan sebagai sarana untuk menjaga konsistensi antara inisiatif terkait perubahan iklim di dalam sektor kehutanan dan lahan dan dengan sektor terkait lainnya. Dokumen Stranas REDD+ ini telah disiapkan melalui proses koordinasi dengan pihak terkait di KLHK dan BPDLH, serta telah dilakukan Konsultasi Publik yang melibatkan seluruh stakeholders terkait.

Dalam rangka mempublikasikan dan penyebarluasan dokumen Strategi Nasional REDD+ ke para pemangku kepentingan terkait, Direktorat Mitigasi Perubahan Iklim akan melaksanakan proses pencetakan Dokumen Strategi Nasional REDD+ 2021 – 2030. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, Direktorat Mitigasi Perubahan Iklim memerlukan fasilitasi dari BPDLH dengan anggaran yang bersumber dari anggaran RBP GCF REDD+.

Pencetakan dokumen Stranas REDD+ 2021 – 2030 diajukan sejumlah 300 buku yang akan ditujukan ke Unit Pelayanan Teknis (UPT) KLHK dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tersebar di 37 Provinsi Indonesia

Pengadaan Jasa Lainnya                             Nilai HPS Rp. 48.300.000,-

Kualifikasi Badan Usaha yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan Percetakan Dokumen Strategi Nasional Redd+ 2021-2030, sebagai berikut:

No.Syarat KualifikasiKeterangan
1.Kualifikasi administrasi/legalitasJasa Penunjang pencetakan
2.Izin usahaMemiliki TDP atau NIB
3.Pengalaman pekerjaan yang samaMinimal 5 tahun pernah melakukan pencetakan.
4.PeralatanMesin Cetak yang memadai

Bagi yang berminat dapat mengambil dokumen Request for Quotation RFQ, atau mengunduh pada tautan ini paling lambat 24 November 2022, pukul 16.00 WIB pengambilan dokumen dilakukan pada alamat:
UNDUH DOKUMEN

Procurement Unit
Gedung Wisma Antara Lantai 14
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 17, Jakarta Pusat
Phone (021) 3449230 ext. 5520

Share to

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email